Jumat, 13 April 2012
Now, everything is bout Jabbar
Inilah perkembangan Jabbar dari lahir sampai 6 bulan. Jabbar yang lahir dengan berat 3,1kg dengan apgar 4/6 sekarang Alhamdulillah sehat dengan berat 10kg di usia 6 bulan. Tumbuh dan Berkembanglah anakku dengan hati yang tunduk pada-Nya. Mama Papa akan selalu berikan yang terbaik yang kami bisa
Senin, 28 November 2011
Ikhtiar dan Doa
Ketika menikah tanggal 16 Januari 2010, sudah berandai-andai dengan suami mau punya anak banyak, minimal 3. Suami hanya 2 bersaudara terasa sepi, aku aja yang 4 bersaudara masih terasa sepi. :D Namun dalam hati kecil ingin menunda satu tahun berhubung kami tidak melewati masa pacaran. Pengen punya waktu berdua, lagian aku masih koas di Medan dan suami ingin melanjutkan sekolah ke Jakarta. Okelah kapan saja diberikan amanah itu aku siap! InsyAllah
Melihat teman-teman yang kebetulan menikah dibulan yang sama bahkan beda seminggu banyak yang langsung hamil, hati ini ciut juga mendapati diri masih datang haid. Sampai 2 siklus aku masih biasa aja, ketika datang siklus ketiga dan dibarengi dengan pertanyaan basa-basi yang ga penting tapi menggalaukan hatiku "Udah Isi? si itu aja udah" berulang-ulang! Sampai saya merasa hamil dengan mual-mual padahal enggak, psikosomatis!! Suami pun minggu depan mau ke Jakarta melanjutkan sekolah trus kapan lagi hamilnya, tahun depan baru bisa bersama. *jingkrak-jingkrak*
Saya sedang koas obgyn, melihat bayi lahir tambah kepingin, melihat orang tua yang sengaja abortus, geram! melihat ibu melahirkan dengan berbagai komplikasi, pengen nunda dulu. Pokoknya sangan complicated yaaah!
Dan akhirnya terlambat haid 2 hari. Masih biasa sodara-sodara! ah ada libur 2 hari minggu depan, lumayan buat nengokin suami sekaligus program bikin anak. hehehehehe. Akhirnya tiket booked! Waktu itu giliran jaga 24 jam, ternyata ada flek ! Jiaaa nangis! Aku dapet lagi! Telpon suami suru dateng buat nenangin hati! Akhirnya suami dateng ke RS ngajak makan kemana aku mau. Yah suami yang baik memang anugrah. Aku pengen kopi!! cuma itu! akhirnya ke Starbucks sambil nangis-nangis setelah itu balik lagi ke RS.
Besoknya haid tidak datang, hanya flek kemarin, iseng-iseng beli test pack. Alhamdulillah 2 garis!!! Senangnya bukan main ternyata itu Harman sign tanda kehamilan.
Suami pun ke Jakarta, saya di Medan. Aaaah tidak terlalu sedih berpisah karena bakal ada yang menemaniku selalu dirahim ini.
Tetapi 12 minggu kemudian aku pendarahan. Abortus imminens. Ga tau penyebabnya apa, yang jelas agak depresi. Ujian bagian agak terganggu, suami pun di Jakarta, malah abang yang nemeni ke dokter.
Papa bilang "Alhamdulillah sudah pernah hamil, banyak orang yang merasakanya saja belum" tapi aku tetap ga terima apalagi papa yang dokter kandungan bilang kalau mau punya anak minimal 6 bulan lagi biar tidak berulang kegugurannya. Ok, aku tambah lemas menghadapi kenyataan bahwa menggendong anak tidak untuk dalam waktu dekat ini.
And my friends are always be my mood booster :)
Dan dalam penantian untuk hamil berikutnya kami jadi sempat bulan madu ke Bali. Cieeeee
Janin dimakamkan di belakang rumah
Rest In Peace my baby wanna be :')
Melihat teman-teman yang kebetulan menikah dibulan yang sama bahkan beda seminggu banyak yang langsung hamil, hati ini ciut juga mendapati diri masih datang haid. Sampai 2 siklus aku masih biasa aja, ketika datang siklus ketiga dan dibarengi dengan pertanyaan basa-basi yang ga penting tapi menggalaukan hatiku "Udah Isi? si itu aja udah" berulang-ulang! Sampai saya merasa hamil dengan mual-mual padahal enggak, psikosomatis!! Suami pun minggu depan mau ke Jakarta melanjutkan sekolah trus kapan lagi hamilnya, tahun depan baru bisa bersama. *jingkrak-jingkrak*
Saya sedang koas obgyn, melihat bayi lahir tambah kepingin, melihat orang tua yang sengaja abortus, geram! melihat ibu melahirkan dengan berbagai komplikasi, pengen nunda dulu. Pokoknya sangan complicated yaaah!
Dan akhirnya terlambat haid 2 hari. Masih biasa sodara-sodara! ah ada libur 2 hari minggu depan, lumayan buat nengokin suami sekaligus program bikin anak. hehehehehe. Akhirnya tiket booked! Waktu itu giliran jaga 24 jam, ternyata ada flek ! Jiaaa nangis! Aku dapet lagi! Telpon suami suru dateng buat nenangin hati! Akhirnya suami dateng ke RS ngajak makan kemana aku mau. Yah suami yang baik memang anugrah. Aku pengen kopi!! cuma itu! akhirnya ke Starbucks sambil nangis-nangis setelah itu balik lagi ke RS.
Besoknya haid tidak datang, hanya flek kemarin, iseng-iseng beli test pack. Alhamdulillah 2 garis!!! Senangnya bukan main ternyata itu Harman sign tanda kehamilan.
Suami pun ke Jakarta, saya di Medan. Aaaah tidak terlalu sedih berpisah karena bakal ada yang menemaniku selalu dirahim ini.
Tetapi 12 minggu kemudian aku pendarahan. Abortus imminens. Ga tau penyebabnya apa, yang jelas agak depresi. Ujian bagian agak terganggu, suami pun di Jakarta, malah abang yang nemeni ke dokter.
Papa bilang "Alhamdulillah sudah pernah hamil, banyak orang yang merasakanya saja belum" tapi aku tetap ga terima apalagi papa yang dokter kandungan bilang kalau mau punya anak minimal 6 bulan lagi biar tidak berulang kegugurannya. Ok, aku tambah lemas menghadapi kenyataan bahwa menggendong anak tidak untuk dalam waktu dekat ini.
And my friends are always be my mood booster :)
Dan dalam penantian untuk hamil berikutnya kami jadi sempat bulan madu ke Bali. Cieeeee
Janin dimakamkan di belakang rumah
Rest In Peace my baby wanna be :')
Duhai Anakku, Aku cinta
Di dalam blog ini saya akan mencoba share tentang pengalaman saya menjadi seorang ibu. Semoga anak saya bisa membaca blog ini ketika dia sudah dewasa dan menyadari bahwa kasih sayang seorang ibu memang tak terhingga, tapi ibu tetaplah manusia, tempat salah dan lupa, tempat belajar juga.
Duhai anakku
Aku cinta
Duhai anakku
Aku cinta
Kamis, 06 Oktober 2011
Kamis, 17 Maret 2011
Renungan
7 orang yg mendapatkan naungan Allah dgn rahmatNya d Padang Mahsyar ialah :
Pemimpin yg adil
Remaja yg rajin beribadah
Lelaki yg hatinya dipertautkan dgn masjid-masjid
Dua oang yang saling cinta-mencintai karena Allah
Lelaki beriman yg ketika dirayu oleh wanita bangsawan lagi rupawan, lalu ia menjawab: "Sesungguhnya aku takut kpd Allah"
Orang yang bersedekah dgn ikhlas
Orang yg selalu berzikir kpd Allah
Semoga kita termasuk diantara orang tersebut. Amin , Amin Allahuma Amin Ya Rabbillalamin
Menempatkan Diri menjadi Orang lain
Siapapun akan membela orang tuanya jika merasa terzolimi. Tapi akan lebih baik jika kita membela kebenaran. Jadi jika sudah berbuat benar tak perlu lah lagi meminta belas kasihan apalagi kepada seorang Makhluk yang sama derajatnya di mata Allah kecuali amal-amalnya. Biarlah mengharap Allah yang berlaku adil karena Ia memang Maha dari segalaMaha.
Ada komentar dari saudari yang mengatakan saya menuliskan posting sebelumnya karena saya anak dokter, coba jika saya jadi pasien. Saya sering jadi pasien dan keluarga pasien, dan tetntunya saya juga menginginkan pelayanan yang semaksimal mungkin.
Saya disini berbicara sebagai anak dokter tetapi juga sebagai dokter. Entah mengapa saya merasa pesimis dengan bangsa sendiri. Banyak lulusan dokter tapi sebenarnya hanya sedikit yang sejahtera. Dan karakter bangsa ini yang bangga terhadap barang luar memang susah dihilangkan. Padahal di Amerika sendiri kasus malpraktek banyak sekali, yang notabene banyak penemuan disana, di Amerika jauh lebih kaya pengacara daripada seorang dokter.
Kadang pasien juga lebih ikhlas jika operasi gagal di Singapura daripada di negri sendiri. Dunia medis di Indonesia banyak keberhasilan yang diperoleh tapi jarang diekspos, dan masyarakat pun kurang respek. Misal di satu RS ribuan operasi berhasil, nyawa orang tertolong, tak ada pemberitaan, tapi jika yang kata awam itu malpraktek langsung di ekspos dan menumbuhkan minat ke alternatif lebih besar. Padahal sering ditemukan pengobatan alternatih opininya banyak yang di bayar dari pasien, kesembuhan pun sedikit malah sering terjadi komplikasi. Mis, dukun patah tulang telah membuat pasien infeksi dan kaki membusuk, baru kemudian datang kedokter ketika sudah parah. Tapi tak pernah ada pemberitaan. Pemerintah dan media pun menggiring opini masyarakat untuk sadar medis malah menjauhi medis Indonesia. Miris sekali.
Itulah yg kadang membuat teman2 dokter agak setengah hati berjuang di desa terpencil yang kurang masyarakat kurang percaya medis.
Sugesti dan Psikis untuk merasa sembuh juga timbul akibat kepercayaan pasien terhadap penolongnya.
Dalam kasus sebelumnya sudah dijelaskan bahwa si pasien dari kecil memang mempunyai kelainan ginjal. Luka operasi rahimnya juga sudah sembuh dan tidak ada hubungannya sama sekali. Jika ingin lebih jelas saya akan menulis artikel selanjutnya kelak. Sebenarnya jika ada masalah langsung nyatakan dengan dokternya, jika dokter salah langsung ingatkan. Karena kesempurnaan itu hanya milik Allah.
Jadi jika saya boleh memilih untuk menjadi kaya maka jadi pengusaha saja, menjadi dokter itu pengabdian bukan jalan untuk menjadi kaya. Pengorbanan seluruh hidup. Jika pun ada dokter yang kebetulan kaya itu memang sudah rezekinya.
Opini ini saya hadirkan bukan pembelaan. Bukan ingin mencari pembenaran. Hanya ingin mengajak teman sekalian agar lebih membuka pikiran tentang medis bukan percaya hal-hal mistis, lebih cerdas dan kritis juga jika menjadi pasien, dan tidak mencegah penggiringan opini oleh media untuk menjadi skeptis dan apatis terhadap medis di Indonesia yang tentunya untuk kepentingan kita bersama.
Wassallam.
Ada komentar dari saudari yang mengatakan saya menuliskan posting sebelumnya karena saya anak dokter, coba jika saya jadi pasien. Saya sering jadi pasien dan keluarga pasien, dan tetntunya saya juga menginginkan pelayanan yang semaksimal mungkin.
Saya disini berbicara sebagai anak dokter tetapi juga sebagai dokter. Entah mengapa saya merasa pesimis dengan bangsa sendiri. Banyak lulusan dokter tapi sebenarnya hanya sedikit yang sejahtera. Dan karakter bangsa ini yang bangga terhadap barang luar memang susah dihilangkan. Padahal di Amerika sendiri kasus malpraktek banyak sekali, yang notabene banyak penemuan disana, di Amerika jauh lebih kaya pengacara daripada seorang dokter.
Kadang pasien juga lebih ikhlas jika operasi gagal di Singapura daripada di negri sendiri. Dunia medis di Indonesia banyak keberhasilan yang diperoleh tapi jarang diekspos, dan masyarakat pun kurang respek. Misal di satu RS ribuan operasi berhasil, nyawa orang tertolong, tak ada pemberitaan, tapi jika yang kata awam itu malpraktek langsung di ekspos dan menumbuhkan minat ke alternatif lebih besar. Padahal sering ditemukan pengobatan alternatih opininya banyak yang di bayar dari pasien, kesembuhan pun sedikit malah sering terjadi komplikasi. Mis, dukun patah tulang telah membuat pasien infeksi dan kaki membusuk, baru kemudian datang kedokter ketika sudah parah. Tapi tak pernah ada pemberitaan. Pemerintah dan media pun menggiring opini masyarakat untuk sadar medis malah menjauhi medis Indonesia. Miris sekali.
Itulah yg kadang membuat teman2 dokter agak setengah hati berjuang di desa terpencil yang kurang masyarakat kurang percaya medis.
Sugesti dan Psikis untuk merasa sembuh juga timbul akibat kepercayaan pasien terhadap penolongnya.
Dalam kasus sebelumnya sudah dijelaskan bahwa si pasien dari kecil memang mempunyai kelainan ginjal. Luka operasi rahimnya juga sudah sembuh dan tidak ada hubungannya sama sekali. Jika ingin lebih jelas saya akan menulis artikel selanjutnya kelak. Sebenarnya jika ada masalah langsung nyatakan dengan dokternya, jika dokter salah langsung ingatkan. Karena kesempurnaan itu hanya milik Allah.
Jadi jika saya boleh memilih untuk menjadi kaya maka jadi pengusaha saja, menjadi dokter itu pengabdian bukan jalan untuk menjadi kaya. Pengorbanan seluruh hidup. Jika pun ada dokter yang kebetulan kaya itu memang sudah rezekinya.
Opini ini saya hadirkan bukan pembelaan. Bukan ingin mencari pembenaran. Hanya ingin mengajak teman sekalian agar lebih membuka pikiran tentang medis bukan percaya hal-hal mistis, lebih cerdas dan kritis juga jika menjadi pasien, dan tidak mencegah penggiringan opini oleh media untuk menjadi skeptis dan apatis terhadap medis di Indonesia yang tentunya untuk kepentingan kita bersama.
Wassallam.
"Mengapa aku minta belas kasihan? Jika aku divonis dengan benar, maka aku rela dengan hukum yg benar. Namun jika aku divonis dengan tidak benar, maka itu lebih benar bagiku daripada aku meminta belas kasihan kepada ketidak-benaran." (Sayyid Quthb)
Selasa, 22 Februari 2011
Surat untukku
Akhir-akhir ini sering sekali muncul tulisan di blog yang mengatasnamakan surat dari anak yang ibu/ayahnya bermasalah. Tujuan semuanya sama, mencari pembenaran, pembelaan ataupun simpati yang mungkin, mungkin saja meringankan beban orang tua sedikit.
Dan kali ini giliran saya.
Setiap anak bangga akan orang tuanya masing-masing, begitu pun saya. Karena kita tidak pernah diberi kesempatan untuk memilih akan lahir oleh siapa kita. Saya bangga mempunyai ayah dokter, saya tau betapa berat perjuangannya dari kecil. Jarang ikut acara keluarga ataupun liburan, padahal ia butuh. Telepon tidak pernah berhenti berdering siang dan malam. Bukan hanya mengorbankan dirinya sendiri untuk sebuah profesi ini, tapi kami mungkin anak-anaknya. Kalau ada orang bilang, enak ya jd dokter, banyak duitnya. Dalam hati saya selalu miris, banyak yg harus dikorbakan untuk menjadi dokter. Kalo emang mau kaya, ya jadi pengusaha.
23 tahun bukan waktu yang sebentar bagi seorang dokter ahli kandungan dan kebidanan untuk mengabdi di kota yang lumayan kecil. Bahkan banyak anak yang ditolongnya dulu, kini melahirkan anaknya lagi ditolong papa. Ia tak pernah mengeluh sedikitpun dengan kelelahannya. Walau sudah 62 tahun, papa masih kuat untuk menolong pasien. Berbagai keberhasilan pun banyak diraih, menolong bayi kembar 3, bayi 6 kg, tumor 28kg, yah, ga bisa disebutkan karena 23 tahun memang waktu yang tak sebentar. Kini di umur 62 tahun sebenarnya ia bisa menikmati hari tuanya dengan hanya melihat cucu, jalan2 atau mengerjakan hobinya. Karena usaha sampingan yang sama sekali tidak berhubungan dengan medis yang dijalankan mama lebih banyak mengcover kehidupan kami sehari-hari, tapi papa tetap tak mau meninggalkan profesi medis yang terlanjur sangat ia cintai.
sampai suatu ketika saya membaca berita ini dari metro tv news
Metrotvnews.com, Asahan: Diduga menjadi korban malapraktik seorang dokter di Asahan, Sumatra Utara, ibu dua anak kritis usai menjalani operasi. Reni, ibu dua anak, terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Adam Malik Medan, setelah sepekan operasi kondisinya kritis dan belum juga sadar. Reni diduga menjadi korban malpraktik dokter Sa'ad yang merupakan dokter spesialis kebidanan, pekan lalu.
Korban mengalami kritis setelah operasi kista dirahimnya hasil diagnosa sang dokter di Klinik Utama Kisaran, Sumatra Utara. Ironisnya setelah dirujuk ke RSU Abdul Manan Kisaran, korban malah didiagnosa mengalami gagal ginjal, hingga harus dirujuk kembali ke RS Adam Malik Medan untuk penangangan intensif. Kondisi korban dikabarkan semakin memburuk. Pihak keluarga korban berencana melaporkan dokter malapraktik ini ke pihak Kepolisian Resor Asahan.
Menurut ibu korban Nursiah, putrinya mengalami kejang-kejang dan bibir merot serta tidak buang kecil pasca operasi kista sang dokter. Korban juga belum sadarkan diri.
Sementara, saat ditemui di klinik utama tempat sang dokter berpraktek, dokter yang usianya sudah cukup tua ini langsung menghindar dan melarikan diri dengan mobilnya, meninggalkan sejumlah pasien yang menunggu giliran.(Jamiin Damanik/RIZ)
Yah cukup sudah cerita papa saya, karena akhirnya toh jatuh pada penilaian yang sangat objektif. Sekarang kita membahas berita yang minimpa papa saya, eh sebut saja dokter ini, agar memandangnya lebih objektif. Seorang dokter dikatakan malpraktik jika melakukan prosedur yang salah terhadap pasien. Pada pasien, komplikasi pun bisa terjadi kapan saja, bahkan di praktek umum sekali pun, ada pasien yang alergi terhadap obat tertentu sampai ia menderita pengelupas kulit yang sangat parah, alergi itu tak pernah dikterahui sebelumnya oleh dokter manapun baik si pasien sendiri. Tapi jika dokter itu telah melakukan prosedur yang benar , maka ia bebas dari tuntutan.
Sebelum operasi pasien harus mengetahui bagaimana kondisinya dahulu. Dalam kasus ini, pasien mempunyai penyakit ginjal bawaan dan beberapa sindrom lainnya yang dibawa sejak lahir. Jika pasien sudah mengerti komplikasi operasi dan menyetujui , menandatangani sendiri persetujuan operasi. Maka prosedur sudah sebagaimana mestinya. Pasien pun harus lebih pintar, bukan pintar-pintar mencari kesalahan dokter.
Yah unuk mendukung pernyataan ini seharusnya memang saya mencantumkan data, tapi ini hanya medengar cerita dari mama saya yang cukup tenang menghadapi smua ini. Papa juga sangat tenang, karena telah melakukan hal yang benar. Keluarga Pasien ini pun sebenarnya tidak masalah dengan ini, karena luka operasi sembuh dan tak ada masalah.
Yang saya sesali kenapa media paling senang memberitakan hal-hal yang menakut-nakuti masyarakat. Membesar-besarkan masalah. Bener kata @pandji buat apa kita ngeluarin uang langganan koran untuk berita krimanal smua, korupsi, selingkuh, perceraian, pembunuhan, pemerkosaan. Media seperti ingin mengadu domba bangsanya sendiri.
Mengapa media jarang menampilkan liputan prestasi anak negri. Banyak dokter yang harus meregang nyawa karena tenggelam, komplikasi malaria karena bekerja di daerah terpencil yang endemis malaria. Tak pernah diberitakan sedikitpun berita yang menginspirasi. Semua berita hanya mengaduk emosi pembaca dengan mencari-cari kesalahan.
Dan kadang saya sayangkan, memang tidak semua, wartawan banyak yang memeras, tentu pejabat paling banyak merasakan hal ini, tetapi keluarga saya juga pernah.
Percaya hukum di Indonesia ini pun seperti mempercayai suami yang sudah pernah selingkuh ribuan kali. Sulit rasanya. Tapi inilah Indonesia. Bangsa yang kucinta.
Dan kali ini giliran saya.
Setiap anak bangga akan orang tuanya masing-masing, begitu pun saya. Karena kita tidak pernah diberi kesempatan untuk memilih akan lahir oleh siapa kita. Saya bangga mempunyai ayah dokter, saya tau betapa berat perjuangannya dari kecil. Jarang ikut acara keluarga ataupun liburan, padahal ia butuh. Telepon tidak pernah berhenti berdering siang dan malam. Bukan hanya mengorbankan dirinya sendiri untuk sebuah profesi ini, tapi kami mungkin anak-anaknya. Kalau ada orang bilang, enak ya jd dokter, banyak duitnya. Dalam hati saya selalu miris, banyak yg harus dikorbakan untuk menjadi dokter. Kalo emang mau kaya, ya jadi pengusaha.
23 tahun bukan waktu yang sebentar bagi seorang dokter ahli kandungan dan kebidanan untuk mengabdi di kota yang lumayan kecil. Bahkan banyak anak yang ditolongnya dulu, kini melahirkan anaknya lagi ditolong papa. Ia tak pernah mengeluh sedikitpun dengan kelelahannya. Walau sudah 62 tahun, papa masih kuat untuk menolong pasien. Berbagai keberhasilan pun banyak diraih, menolong bayi kembar 3, bayi 6 kg, tumor 28kg, yah, ga bisa disebutkan karena 23 tahun memang waktu yang tak sebentar. Kini di umur 62 tahun sebenarnya ia bisa menikmati hari tuanya dengan hanya melihat cucu, jalan2 atau mengerjakan hobinya. Karena usaha sampingan yang sama sekali tidak berhubungan dengan medis yang dijalankan mama lebih banyak mengcover kehidupan kami sehari-hari, tapi papa tetap tak mau meninggalkan profesi medis yang terlanjur sangat ia cintai.
sampai suatu ketika saya membaca berita ini dari metro tv news
Metrotvnews.com, Asahan: Diduga menjadi korban malapraktik seorang dokter di Asahan, Sumatra Utara, ibu dua anak kritis usai menjalani operasi. Reni, ibu dua anak, terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Adam Malik Medan, setelah sepekan operasi kondisinya kritis dan belum juga sadar. Reni diduga menjadi korban malpraktik dokter Sa'ad yang merupakan dokter spesialis kebidanan, pekan lalu.
Korban mengalami kritis setelah operasi kista dirahimnya hasil diagnosa sang dokter di Klinik Utama Kisaran, Sumatra Utara. Ironisnya setelah dirujuk ke RSU Abdul Manan Kisaran, korban malah didiagnosa mengalami gagal ginjal, hingga harus dirujuk kembali ke RS Adam Malik Medan untuk penangangan intensif. Kondisi korban dikabarkan semakin memburuk. Pihak keluarga korban berencana melaporkan dokter malapraktik ini ke pihak Kepolisian Resor Asahan.
Menurut ibu korban Nursiah, putrinya mengalami kejang-kejang dan bibir merot serta tidak buang kecil pasca operasi kista sang dokter. Korban juga belum sadarkan diri.
Sementara, saat ditemui di klinik utama tempat sang dokter berpraktek, dokter yang usianya sudah cukup tua ini langsung menghindar dan melarikan diri dengan mobilnya, meninggalkan sejumlah pasien yang menunggu giliran.(Jamiin Damanik/RIZ)
Yah cukup sudah cerita papa saya, karena akhirnya toh jatuh pada penilaian yang sangat objektif. Sekarang kita membahas berita yang minimpa papa saya, eh sebut saja dokter ini, agar memandangnya lebih objektif. Seorang dokter dikatakan malpraktik jika melakukan prosedur yang salah terhadap pasien. Pada pasien, komplikasi pun bisa terjadi kapan saja, bahkan di praktek umum sekali pun, ada pasien yang alergi terhadap obat tertentu sampai ia menderita pengelupas kulit yang sangat parah, alergi itu tak pernah dikterahui sebelumnya oleh dokter manapun baik si pasien sendiri. Tapi jika dokter itu telah melakukan prosedur yang benar , maka ia bebas dari tuntutan.
Sebelum operasi pasien harus mengetahui bagaimana kondisinya dahulu. Dalam kasus ini, pasien mempunyai penyakit ginjal bawaan dan beberapa sindrom lainnya yang dibawa sejak lahir. Jika pasien sudah mengerti komplikasi operasi dan menyetujui , menandatangani sendiri persetujuan operasi. Maka prosedur sudah sebagaimana mestinya. Pasien pun harus lebih pintar, bukan pintar-pintar mencari kesalahan dokter.
Yah unuk mendukung pernyataan ini seharusnya memang saya mencantumkan data, tapi ini hanya medengar cerita dari mama saya yang cukup tenang menghadapi smua ini. Papa juga sangat tenang, karena telah melakukan hal yang benar. Keluarga Pasien ini pun sebenarnya tidak masalah dengan ini, karena luka operasi sembuh dan tak ada masalah.
Yang saya sesali kenapa media paling senang memberitakan hal-hal yang menakut-nakuti masyarakat. Membesar-besarkan masalah. Bener kata @pandji buat apa kita ngeluarin uang langganan koran untuk berita krimanal smua, korupsi, selingkuh, perceraian, pembunuhan, pemerkosaan. Media seperti ingin mengadu domba bangsanya sendiri.
Mengapa media jarang menampilkan liputan prestasi anak negri. Banyak dokter yang harus meregang nyawa karena tenggelam, komplikasi malaria karena bekerja di daerah terpencil yang endemis malaria. Tak pernah diberitakan sedikitpun berita yang menginspirasi. Semua berita hanya mengaduk emosi pembaca dengan mencari-cari kesalahan.
Dan kadang saya sayangkan, memang tidak semua, wartawan banyak yang memeras, tentu pejabat paling banyak merasakan hal ini, tetapi keluarga saya juga pernah.
Percaya hukum di Indonesia ini pun seperti mempercayai suami yang sudah pernah selingkuh ribuan kali. Sulit rasanya. Tapi inilah Indonesia. Bangsa yang kucinta.
Selasa, 23 November 2010
Wajib Hukumnya tauuuu !!!!
Aku sering gerah, bukan karena cuaca yg tak menentu tapi karena pendapat orang yang sering kudengar dan sudah tak tertahankan lagi sekarang. huffff *tarik nafas dalam-dalam *buang dari bawah. Preeeettt! Ups!bau ya? bukan aku yaaa
Emang apa sih?
Dooo ga sabar!
Sering ga denger komentar orang yang mengaku umat Islam terutama wanita kaya gini :
"Aduh, saya pake jilbabnya nanti aja deh. Tunggu dijilbabin hatinya baru kepalnya"
"Ah percuma pake jilbab ada orang yang pake jilbab tapi pecicilan, genit, munafik. Buat malu Islam aja"
"Ih biasanya kan ce yg pake jilbab buat nutupin kelakuannya. Sok suci"
Aku juga baru SMA pake jilbab, yang notabene karena lingkungan dan yang pasti keinginan yang kuat untuk menuruti perintah-Nya. Nya? yes, Allah SWT. Alasan kita hidup adalah mengabdi pada-Nya.
Ketika di SD dan SMP banyak berteman sama orang cina yang semua memeluk agama Budha dan Katolik. Saya kira dulu jilbab itu sunnah, buat anak pesantren aja. BODohkan???!!! Makanya saya berniat anak saya kelak dimasukin ke SD Islam aja sebagai fondasi mereka. Bukan bermaksud menalahkan orang tua, yakin mereka berusaha memberikan yang terbaik.
Setelah saya tahu itu wajib, saya menangis. Begitu banyak dosa saya memperlihatkan aurat ke yang bukan muhrim dan ancaman siksa neraka yang tak sanggup kubayangkan. Padahal orang tua dan teman-teman banyak yang ga mendukung.
Memakai jilbab supaya istiqomah juga tidak mudah. Harus dibekali ilmu yang memadai dan berkesinambungan --- Caila bahasanya
dan begitu banyak ayat di Al Qur an menyerukan wanita menutup auratnya
"Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinyua agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung. “ (QS. An-Nuur 31).
"Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka." Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."(AlAhzab: 59 )
Jadi percayakah anda Neraka?
Kalau tidak percaya buat apa menjalankan perintahNya
kalau percaya jangan lagi tawar menawar dengan perintahNya untuk menutup aurat sama wajibnya seperti sholat 5 waktu atau puasa di bulan Ramadhan.
Kadang kalo sudah ibu ibu baru pake jilbab untuk menutupi uban atau keriput dan bangga memakai hot pants dan tank top trus marah2 kalo diliati laki laki paha dan dadanya *yeee orang kamu kasih gratis! sapa yang ga mau coba! Ingat, dosa untuk tidak menutup aurat sudah ditangan ditambah lagi dosa yang melihat juga kita yang tanggung. iiiihh gmana ga ngeri coba.
dan Rasul menyukai pemuda yang bertaqwa beribukali lipat dibandingkan orang tua.
Nah, tunggu apalagi. Tutuplah auratmu wahai wanita muslim.
jadi kalo ada yang bilang
"Aduh, saya pake jilbabnya nanti aja deh. Tunggu dijilbabin hatinya baru kepalanya"
jawabnya : Emang lu tau kapan matinya? gimana kalo besok mati? "terlambat sudah!" lagian hijab itu bukan kepala doang, aurat wanita itu smuaaa lagi kec wajah dan telapak tangan
"Ah percuma pake jilbab ada orang yang pake jilbab tapi pecicilan, genit, munafik. Buat malu orang islam aja"
jawabnya : dari pada udahlah ga menutup aurat, munafik lagi. Yang pasti kewajibabn sudah ditunaikan, sikap itu selalu berubah. Ga statis!
"Ih biasanya kan ce yg pake jilbab buat nutupin kelakuannya. Sok suci"
jwbnnya: dari pada sok hina!!!!
Jadi saya ga mau kalo ada cewe bilang kata2 diatas ya! bilang aja dalem hati tau bilang SAYA BELUM MAU MENJALANKAN PERINTAH NYA DAN SAYA YAKIN MATI SAYA MASIH LAMA!
Kalo itu baru cocok!
Cukup deh misuh misuhnya. Saya mau curhat aja, sesak di dada soalnya. Saya juga ga senang sama jilbaber yang nyakitin kalo nyuruh pake jilbab, serasa sgt berdosa dan dia suci banget. Memang hanya Allah yang tau Amal dan keimanan seorang hamba. Tapi kita harus slalu saling menasehari "Amar Ma'ruf Nahi Munkar"
Wassalam
*ngambil tensi
Emang apa sih?
Dooo ga sabar!
Sering ga denger komentar orang yang mengaku umat Islam terutama wanita kaya gini :
"Aduh, saya pake jilbabnya nanti aja deh. Tunggu dijilbabin hatinya baru kepalnya"
"Ah percuma pake jilbab ada orang yang pake jilbab tapi pecicilan, genit, munafik. Buat malu Islam aja"
"Ih biasanya kan ce yg pake jilbab buat nutupin kelakuannya. Sok suci"
Aku juga baru SMA pake jilbab, yang notabene karena lingkungan dan yang pasti keinginan yang kuat untuk menuruti perintah-Nya. Nya? yes, Allah SWT. Alasan kita hidup adalah mengabdi pada-Nya.
Ketika di SD dan SMP banyak berteman sama orang cina yang semua memeluk agama Budha dan Katolik. Saya kira dulu jilbab itu sunnah, buat anak pesantren aja. BODohkan???!!! Makanya saya berniat anak saya kelak dimasukin ke SD Islam aja sebagai fondasi mereka. Bukan bermaksud menalahkan orang tua, yakin mereka berusaha memberikan yang terbaik.
Setelah saya tahu itu wajib, saya menangis. Begitu banyak dosa saya memperlihatkan aurat ke yang bukan muhrim dan ancaman siksa neraka yang tak sanggup kubayangkan. Padahal orang tua dan teman-teman banyak yang ga mendukung.
Memakai jilbab supaya istiqomah juga tidak mudah. Harus dibekali ilmu yang memadai dan berkesinambungan --- Caila bahasanya
dan begitu banyak ayat di Al Qur an menyerukan wanita menutup auratnya
"Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinyua agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung. “ (QS. An-Nuur 31).
"Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka." Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."(AlAhzab: 59 )
Jadi percayakah anda Neraka?
Kalau tidak percaya buat apa menjalankan perintahNya
kalau percaya jangan lagi tawar menawar dengan perintahNya untuk menutup aurat sama wajibnya seperti sholat 5 waktu atau puasa di bulan Ramadhan.
Kadang kalo sudah ibu ibu baru pake jilbab untuk menutupi uban atau keriput dan bangga memakai hot pants dan tank top trus marah2 kalo diliati laki laki paha dan dadanya *yeee orang kamu kasih gratis! sapa yang ga mau coba! Ingat, dosa untuk tidak menutup aurat sudah ditangan ditambah lagi dosa yang melihat juga kita yang tanggung. iiiihh gmana ga ngeri coba.
dan Rasul menyukai pemuda yang bertaqwa beribukali lipat dibandingkan orang tua.
Nah, tunggu apalagi. Tutuplah auratmu wahai wanita muslim.
jadi kalo ada yang bilang
"Aduh, saya pake jilbabnya nanti aja deh. Tunggu dijilbabin hatinya baru kepalanya"
jawabnya : Emang lu tau kapan matinya? gimana kalo besok mati? "terlambat sudah!" lagian hijab itu bukan kepala doang, aurat wanita itu smuaaa lagi kec wajah dan telapak tangan
"Ah percuma pake jilbab ada orang yang pake jilbab tapi pecicilan, genit, munafik. Buat malu orang islam aja"
jawabnya : dari pada udahlah ga menutup aurat, munafik lagi. Yang pasti kewajibabn sudah ditunaikan, sikap itu selalu berubah. Ga statis!
"Ih biasanya kan ce yg pake jilbab buat nutupin kelakuannya. Sok suci"
jwbnnya: dari pada sok hina!!!!
Jadi saya ga mau kalo ada cewe bilang kata2 diatas ya! bilang aja dalem hati tau bilang SAYA BELUM MAU MENJALANKAN PERINTAH NYA DAN SAYA YAKIN MATI SAYA MASIH LAMA!
Kalo itu baru cocok!
Cukup deh misuh misuhnya. Saya mau curhat aja, sesak di dada soalnya. Saya juga ga senang sama jilbaber yang nyakitin kalo nyuruh pake jilbab, serasa sgt berdosa dan dia suci banget. Memang hanya Allah yang tau Amal dan keimanan seorang hamba. Tapi kita harus slalu saling menasehari "Amar Ma'ruf Nahi Munkar"
Wassalam
*ngambil tensi
Senin, 01 November 2010
Eiiiyy Kangennya ma kamu
Halo Blog? kok cemberut gitu sih! Sorry ya uda ninggalin slama ini. Salahkan tuh si twitter yang uda gantiin kamu. Janji deh bahkan lebih sering buka buka kamu. COz u are my real diary. Masi mikir ada ga sih orang beli buku agenda atau diary gitu yang pake gembok trus ditulis tiap malam??? Yes! that was me! dari zaman SD suka nulis diary, merepet sendiri, nangis sendiri, ketawa sendiri. Theeen, where are they?? pasti lucu kalo dibaca lagi! smoga tersimpan dengan benar digudang palingan cuma kecoa dan tikus yang baca dan ngatain aku kalo aku dulu itu Alay. Dan sampai sekarang masi alay.
Ok deh! cuma mau coret coret aja dulu
lanjoooooot ke judul brikutnyaaaa! kali ini yang agak serius.
Ok deh! cuma mau coret coret aja dulu
lanjoooooot ke judul brikutnyaaaa! kali ini yang agak serius.
Kamis, 27 Mei 2010
Cinta Sementara
Allah berikan ruh di rahimku
Ia pilihkan untukku
Kuyakin pasti yg tepat untukku
Tapi kini Ia menguji imanku
Dengan mengambil anugrah ini
Apakah aku tak bisa memegang amanah ini
Apakah Kau tak mempercayaiku
Apapun maksudMu
Apapun niatMu padaku
Aku tetap yakinkan itu yang terbaik untukku
Tapi kuatkanlah hatiku tuk tegar menjalaninya..
Ia pilihkan untukku
Kuyakin pasti yg tepat untukku
Tapi kini Ia menguji imanku
Dengan mengambil anugrah ini
Apakah aku tak bisa memegang amanah ini
Apakah Kau tak mempercayaiku
Apapun maksudMu
Apapun niatMu padaku
Aku tetap yakinkan itu yang terbaik untukku
Tapi kuatkanlah hatiku tuk tegar menjalaninya..
Sabtu, 13 Juni 2009
Selamat Kampenya Calon Presidenku
Pemilu kali ini lagi-lagi aku terancam ga bisa ikut karena jaga
wah lumayan ni calon presideb cuma dikit jadi ga bingung milihnya
kalo gak taumau milih apa ntar pas dikotak TPS bisa pake bantuan caal a friend, ass auidence atau fofty fofty
ahahy!
masing-masing calon presden punya slogan masing2
slogan ini dau dipikirkan masing-masing calon dengan sekuat tenaga dan pikiran, tapi kok masih belum pas smua rasanya
1. Ekonomi Kerakyatan
kok rasanya terlalu mendewakan rakyat, emang rakyat ga bisa mandiri. du... hati-hati
PKI juga berazaskan kerakyatan, kerakyatan di sanjung-sanjung kemuddian di perdaya untuk membuat diri masing-masing menjadi kaya
persident is not a GOD
2. Mari kita Lanjutkan
Seharusnya ditambah kalimatnya Mari kita lanjutkan yang baeik-baik, mari kita tinggalkan yang buruk-buruk
3. Lebih cepat lebih baik
Bukankah baik : Semua indah pada waktunya, semua akan berkualitas jiak dikerajakan dalam momen atau waktu yang tepat
so.... semua kita punya pilihan masing-masing, gunakan hak pilih kita
wah lumayan ni calon presideb cuma dikit jadi ga bingung milihnya
kalo gak taumau milih apa ntar pas dikotak TPS bisa pake bantuan caal a friend, ass auidence atau fofty fofty
ahahy!
masing-masing calon presden punya slogan masing2
slogan ini dau dipikirkan masing-masing calon dengan sekuat tenaga dan pikiran, tapi kok masih belum pas smua rasanya
1. Ekonomi Kerakyatan
kok rasanya terlalu mendewakan rakyat, emang rakyat ga bisa mandiri. du... hati-hati
PKI juga berazaskan kerakyatan, kerakyatan di sanjung-sanjung kemuddian di perdaya untuk membuat diri masing-masing menjadi kaya
persident is not a GOD
2. Mari kita Lanjutkan
Seharusnya ditambah kalimatnya Mari kita lanjutkan yang baeik-baik, mari kita tinggalkan yang buruk-buruk
3. Lebih cepat lebih baik
Bukankah baik : Semua indah pada waktunya, semua akan berkualitas jiak dikerajakan dalam momen atau waktu yang tepat
so.... semua kita punya pilihan masing-masing, gunakan hak pilih kita
Minggu, 24 Mei 2009
welcome back my blog !!!
udah lama ga nulis blog, sebenarnya niat ga sih nulis blog???
ok. sekarang akan dirutinkan nulis blog ketimbang buka fb (virus tuh!)
btw liza kan sekarang lagi koas, tau kan sibuknya koas? apalagi pake jaga-jaga. yah karena koas jadwal manggung banyak yang ketunda, pemotretan batal, apalagi syuting harus sabar2 para produser kalo mau kontrak ma liza. fiuh!
waktu kuliah sempat seram yang namanya koas, harus ngadepin pasien langsung, blum lagi syndrome dokter2 muda "salah diagnosa", 'salah ngasi obat" tapi berhubung namanya juga baru....hehhe
tetep aja dengan pengawasan dokter
jadi agak lega dikit
tapi setelah melewati koas lah, bener2 bulat tekad liza jadi dokter...so yang kemaren itu?
ya pas masi kuliah sempat ngejalani bisnis, jadi pengin bisnis, secara temen2 dekat pada berhasil semua, aku dibayang2in dengan nilai dan tugas aja. sekarang nih...bener2 mau jadi dokter yang kalo bisa bisinis nya tetep jalan
bisnis apa yah?? yang pasti bukan ternak bebek ato jadi penyalur perawat jompo.
udah ah segini dulu
kok gerah yah
ih global warming ihhh
ntar lagi meleleh lah kita
GO GREEN pliss
ok. sekarang akan dirutinkan nulis blog ketimbang buka fb (virus tuh!)
btw liza kan sekarang lagi koas, tau kan sibuknya koas? apalagi pake jaga-jaga. yah karena koas jadwal manggung banyak yang ketunda, pemotretan batal, apalagi syuting harus sabar2 para produser kalo mau kontrak ma liza. fiuh!
waktu kuliah sempat seram yang namanya koas, harus ngadepin pasien langsung, blum lagi syndrome dokter2 muda "salah diagnosa", 'salah ngasi obat" tapi berhubung namanya juga baru....hehhe
tetep aja dengan pengawasan dokter
jadi agak lega dikit
tapi setelah melewati koas lah, bener2 bulat tekad liza jadi dokter...so yang kemaren itu?
ya pas masi kuliah sempat ngejalani bisnis, jadi pengin bisnis, secara temen2 dekat pada berhasil semua, aku dibayang2in dengan nilai dan tugas aja. sekarang nih...bener2 mau jadi dokter yang kalo bisa bisinis nya tetep jalan
bisnis apa yah?? yang pasti bukan ternak bebek ato jadi penyalur perawat jompo.
udah ah segini dulu
kok gerah yah
ih global warming ihhh
ntar lagi meleleh lah kita
GO GREEN pliss
Selasa, 23 Desember 2008
It's all bout me
mungkin emang gak penting critain diri sendiri, tapi penting juga biar yang kenal lebih kenal,yang kurang kenal jadi kenal, yang blum kenal? yah kenalan dunks (sori agak norak) paling gak kalo suatu hari ada yang ngaku2 jadi liza, kelen bisa mentest kesukaan nya...hhehehe...
hm...
aku? yah aku yah?hm...liza itu hm...hm..apa yah...hm...aduh mikir dulu sambil ke kamar mandi, ke dapur ngambil coca cola di kulkas...udah habis coca colanya....liza itu..hm...
brarti emang sulit kalo crita gak ditanyaain.. nah loh! uda tau kan
kata orang ...inget liza kalo liat
kucing...bukan mirip (fitnah) tapi emang suka miara, tapi sekarang udah agak musuhan walopun ada kucing item di rumah satu.... i wanna hv baby... kucing tak sudi melihat majikannya punya kucing dengan menyebarkan virus toxoplasma gondii
miki mos
suka beli barang gak penting apalagi kalo ada yang ada miki mos nya...walopun cuma rautan sampe keset kaki...
spongebob
liat spongebob aku bisa bercermin pada diri sendiri...heheh...mirip sifatnya
Milk
yah...walaupun ada keinginan menggugat sapi ke pengadilan karena telah membuat diriku sedikit over weight,tapi tetep aja jadi minuman wajib
hm...udah deh segitu aja ntar lainkali pengen nulis2 lagi
sebenarnya orangkalo liat luna maya, dona agnesia, angelina jollie... inget liza juga.... tapi gak udah lah di sebutin kali... ntar ge er orang itu semua...uhuahuaha
hm........ ujian berakhir tinggal nunggu nilai...
hari yang tak bisa kunikmati...
hm...
aku? yah aku yah?hm...liza itu hm...hm..apa yah...hm...aduh mikir dulu sambil ke kamar mandi, ke dapur ngambil coca cola di kulkas...udah habis coca colanya....liza itu..hm...
brarti emang sulit kalo crita gak ditanyaain.. nah loh! uda tau kan
kata orang ...inget liza kalo liat
kucing...bukan mirip (fitnah) tapi emang suka miara, tapi sekarang udah agak musuhan walopun ada kucing item di rumah satu.... i wanna hv baby... kucing tak sudi melihat majikannya punya kucing dengan menyebarkan virus toxoplasma gondii
miki mos
suka beli barang gak penting apalagi kalo ada yang ada miki mos nya...walopun cuma rautan sampe keset kaki...
spongebob
liat spongebob aku bisa bercermin pada diri sendiri...heheh...mirip sifatnya
Milk
yah...walaupun ada keinginan menggugat sapi ke pengadilan karena telah membuat diriku sedikit over weight,tapi tetep aja jadi minuman wajib
hm...udah deh segitu aja ntar lainkali pengen nulis2 lagi
sebenarnya orangkalo liat luna maya, dona agnesia, angelina jollie... inget liza juga.... tapi gak udah lah di sebutin kali... ntar ge er orang itu semua...uhuahuaha
hm........ ujian berakhir tinggal nunggu nilai...
hari yang tak bisa kunikmati...
Minggu, 02 November 2008
nonton ika pertama kali
Sabtu, 20 September 2008
Mulai menata hidup dengan menata hati
huf, bener2 capek, kaya habis lari keliling lapangan kodam, sekaligus lega kaya orang habis hajatan di WC
begitu banyak perbuhan yang terjadi di Minggu ini, yang sebenarnya antara senganja dan tidak sengaja... kenaoa sih mau jadi orang bener aja susah
begitu banyak perbuhan yang terjadi di Minggu ini, yang sebenarnya antara senganja dan tidak sengaja... kenaoa sih mau jadi orang bener aja susah
refresh
Belakangan ini, begitu banyak yang berubah,tak sengaja berubah.
seperti biasa ujian sama sekali gak bisa tidur kalo udah malem, lagian besok harus masak buat sarapan...
oh atik gemeritik, kenapa tidak kembali pulang, jadilah aku ibu rumah tangga mengurus 3 laki2 dirumah ini yang Alhamdulillah banyak makannya. Huf.
ternyata berat juga jadi mamak. jadi agak males nikah cepat2. hehehe
kenapa dada ini berdebar2 setiap malam
minum caffein? tidak
takut ujian? tidak juga
sakit jantung? walah! masa sih
jatuh cinta? alamak... apa iya?
hehehhe
kadang pengen merasakan jiwa anak SMA yang lagi Puber ... yah benilah kita seperti pohon yang tumbuh ke atas ukan ke samping, sampai tawa canda anak kecil pun tidak dapat kita mengerti lagi
seperti biasa ujian sama sekali gak bisa tidur kalo udah malem, lagian besok harus masak buat sarapan...
oh atik gemeritik, kenapa tidak kembali pulang, jadilah aku ibu rumah tangga mengurus 3 laki2 dirumah ini yang Alhamdulillah banyak makannya. Huf.
ternyata berat juga jadi mamak. jadi agak males nikah cepat2. hehehe
kenapa dada ini berdebar2 setiap malam
minum caffein? tidak
takut ujian? tidak juga
sakit jantung? walah! masa sih
jatuh cinta? alamak... apa iya?
hehehhe
kadang pengen merasakan jiwa anak SMA yang lagi Puber ... yah benilah kita seperti pohon yang tumbuh ke atas ukan ke samping, sampai tawa canda anak kecil pun tidak dapat kita mengerti lagi
refresh
Belakangan ini, begitu banyak yang berubah,tak sengaja berubah.
seperti biasa ujian sama sekali gak bisa tidur kalo udah malem, lagian besok harus masak buat sarapan...
oh atik gemeritik, kenapa tidak kembali pulang, jadilah aku ibu rumah tangga mengurus 3 laki2 dirumah ini yang Alhamdulillah banyak makannya. Huf.
ternyata berat juga jadi mamak. jadi agak males nikah cepat2. hehehe
kenapa dada ini berdebar2 setiap malam
minum caffein? tidak
takut ujian? tidak juga
sakit jantung? walah! masa sih
jatuh cinta? alamak... apa iya?
hehehhe
kadang pengen merasakan jiwa anak SMA yang lagi Puber ... yah benilah kita seperti pohon yang tumbuh ke atas ukan ke samping, sampai tawa canda anak kecil pun tidak dapat kita mengerti lagi
seperti biasa ujian sama sekali gak bisa tidur kalo udah malem, lagian besok harus masak buat sarapan...
oh atik gemeritik, kenapa tidak kembali pulang, jadilah aku ibu rumah tangga mengurus 3 laki2 dirumah ini yang Alhamdulillah banyak makannya. Huf.
ternyata berat juga jadi mamak. jadi agak males nikah cepat2. hehehe
kenapa dada ini berdebar2 setiap malam
minum caffein? tidak
takut ujian? tidak juga
sakit jantung? walah! masa sih
jatuh cinta? alamak... apa iya?
hehehhe
kadang pengen merasakan jiwa anak SMA yang lagi Puber ... yah benilah kita seperti pohon yang tumbuh ke atas ukan ke samping, sampai tawa canda anak kecil pun tidak dapat kita mengerti lagi
Insomnia Sampai Pagi Ini
Hanya gara-gara si caffein yang satu gelas tadi malam, asli mata ini tak bisa terpejam... yak, seperti biasa kalau gak bisa tidur saatnya menyalurkan hobi yaitu melakukan apa yang bisa dilakukan,yang terlihat tak penting tapi penting, kadang terlalu fokus atau tidak fokus sama sekali.
kemaren malam insomnia itu kambuh lagi. Lemari baju jadi targetnya, baju, celana, rok semua isi lemari di keluarkan, sampai lantai gak nampak lagi putihnya karena ketutupan baju2. disusun kembali, disortir, bahkan sangkin isengnya baju lama dicobain lagi. yeah... hasilnya.... TARA! baju tersusun rapi seperti di butik2 bukan seperti monja (baju seken) sebelumnya. sangat-sangat fokus sekali
Malam ini giliran buku2 yang kena sasaran, padahal niatnya cuma baca majalah. dari bagian yang penting sampai gak penting. dari tips-tips kesehatan sampai alamat redaksi dibaca semua. tapi SMS berbunyi terus menerus (mentang2 sms gratis diatas jam 12 malam). Isinya kebanyakan kata2 motivasi. dan diri ini yang sudah lama tak pernah memotivasi, mencari2 buku motivasi, termyata di rak buku kebanyakan buku agama n komputer. Buku agama tentang Pembalasan hari kiamat dan Fiqih wanita, buku komputer tentang Photoshop n Corel Draw. Masa moitvasinya, Akan tiba hari dimana amalan kita dipertanyakan.... atau yah untuk membuat efek cahaya pada foto gunakan filter kemudian Render beri kesan blur... oalah... jadi niat untuk membalas sms dibatalkan, jadilah menemukan buku2 yang ternyata plastiknya beelum dibuka. Oh my God! banyak buku ku yang masih perawan. Kebanyakan tentang ensiklopdia Islam, Kupas Tuntas Sholat, Cerpen2 Y.B Magun Wijaya, Etika Islam, dan kira2 ada 7 Buku....Yiha! baiklah sekarang saatnya belah duren...
Ternyata buku nya bagus2 semua (dari segi covernya, isinya gak tau)
pertama seklai, baca kupas tuntas sholat... waktu belinya aku berfikir, selama ini sholat gitu2 aja. padahal dilakukan minimal 5x sehari selama seumur hidup. harus paham bener supaya bisa khusyuk.great! baru sampae thaharah (mensucikan diri) udah kebosanan. Ya Allah kenapa udah 22 tahun belajar Sholat aja gak tuntas2!
beralih ke Melawan Penyakit Hati... Lho bukunya kok penulis nya jadi Curhat...Bosen!
beralih ke Etika Islam... hm... Islamkah etika ku? ceile... ntar2 aja deh
beralih ke Kumpulan Cerpen Mangunwijaya... Excelent! Gila bener nih penulis. I Like it how to write.
Diantara membaca buku diselingi kekamar mandi dan minum beberapa kali...baca bukunya sambil hadap kiri, hadap kanan, puter sana puter sini, telungkup, telentang di atas tempat tidur
but.....
udah sahur
udah imsak
udah adzan
dan sekarang mentari udah datang lagi.......
sedetik pun belum ada tidur
segar ceria
padahal janji mau kerumah abang n kakak
padahal penegen ngambil jaitan
padahal pengen nyari kumpulan cerpen lagi di gramed
oh ... apakah aku harus minum Valium... antianxietas... sepertinya sedang butuh Psikiater nih... kalo bisa yang cakep, baik hati, tajir dan sholeh... mau milih dokter ato calon suami yah..hehehe
nb :
hari ini aku baru menyadari telah menjadikan seseorang objek, apakah cuma objek dengan predikat yang dapat diganti2 atau sebaliknya?...
yang pasti objek yang sangat sangat penting
piss
kalo gitu lebih baik nonton kartun saja minggu pagi yang cerah ini
kemaren malam insomnia itu kambuh lagi. Lemari baju jadi targetnya, baju, celana, rok semua isi lemari di keluarkan, sampai lantai gak nampak lagi putihnya karena ketutupan baju2. disusun kembali, disortir, bahkan sangkin isengnya baju lama dicobain lagi. yeah... hasilnya.... TARA! baju tersusun rapi seperti di butik2 bukan seperti monja (baju seken) sebelumnya. sangat-sangat fokus sekali
Malam ini giliran buku2 yang kena sasaran, padahal niatnya cuma baca majalah. dari bagian yang penting sampai gak penting. dari tips-tips kesehatan sampai alamat redaksi dibaca semua. tapi SMS berbunyi terus menerus (mentang2 sms gratis diatas jam 12 malam). Isinya kebanyakan kata2 motivasi. dan diri ini yang sudah lama tak pernah memotivasi, mencari2 buku motivasi, termyata di rak buku kebanyakan buku agama n komputer. Buku agama tentang Pembalasan hari kiamat dan Fiqih wanita, buku komputer tentang Photoshop n Corel Draw. Masa moitvasinya, Akan tiba hari dimana amalan kita dipertanyakan.... atau yah untuk membuat efek cahaya pada foto gunakan filter kemudian Render beri kesan blur... oalah... jadi niat untuk membalas sms dibatalkan, jadilah menemukan buku2 yang ternyata plastiknya beelum dibuka. Oh my God! banyak buku ku yang masih perawan. Kebanyakan tentang ensiklopdia Islam, Kupas Tuntas Sholat, Cerpen2 Y.B Magun Wijaya, Etika Islam, dan kira2 ada 7 Buku....Yiha! baiklah sekarang saatnya belah duren...
Ternyata buku nya bagus2 semua (dari segi covernya, isinya gak tau)
pertama seklai, baca kupas tuntas sholat... waktu belinya aku berfikir, selama ini sholat gitu2 aja. padahal dilakukan minimal 5x sehari selama seumur hidup. harus paham bener supaya bisa khusyuk.great! baru sampae thaharah (mensucikan diri) udah kebosanan. Ya Allah kenapa udah 22 tahun belajar Sholat aja gak tuntas2!
beralih ke Melawan Penyakit Hati... Lho bukunya kok penulis nya jadi Curhat...Bosen!
beralih ke Etika Islam... hm... Islamkah etika ku? ceile... ntar2 aja deh
beralih ke Kumpulan Cerpen Mangunwijaya... Excelent! Gila bener nih penulis. I Like it how to write.
Diantara membaca buku diselingi kekamar mandi dan minum beberapa kali...baca bukunya sambil hadap kiri, hadap kanan, puter sana puter sini, telungkup, telentang di atas tempat tidur
but.....
udah sahur
udah imsak
udah adzan
dan sekarang mentari udah datang lagi.......
sedetik pun belum ada tidur
segar ceria
padahal janji mau kerumah abang n kakak
padahal penegen ngambil jaitan
padahal pengen nyari kumpulan cerpen lagi di gramed
oh ... apakah aku harus minum Valium... antianxietas... sepertinya sedang butuh Psikiater nih... kalo bisa yang cakep, baik hati, tajir dan sholeh... mau milih dokter ato calon suami yah..hehehe
nb :
hari ini aku baru menyadari telah menjadikan seseorang objek, apakah cuma objek dengan predikat yang dapat diganti2 atau sebaliknya?...
yang pasti objek yang sangat sangat penting
piss
kalo gitu lebih baik nonton kartun saja minggu pagi yang cerah ini
Rabu, 10 September 2008
Tugas menumpuk menghantui
Tugas...
semakin dirimu
semakin pusing diriku
ingin mengerjakan dirimu
tersentuh pun tidak
ntah lah
semakin dirimu
semakin pusing diriku
ingin mengerjakan dirimu
tersentuh pun tidak
ntah lah
Selasa, 09 September 2008
Puasa datang, Bulan pun datang
lagi nongkrong di McD tasbih ni... karena komputer sepi jadi pengen browsing... biasanya rame , ngantree... ni paling rebutannya ma anak2...tinggal dipelototin dikit aja udah minggir. hehehe... di sini banyak juga ketemu temen anak FK yang tempus siang2 gini... semua pada pura2 gak kenal! apa lagi yang cowoknya, udah dipangil juga namanya.. maen buang muka aja. baru tau cowok bisa datang bulan juga.
disini liza sendiri lho yang pake jilbab...hehehehe
yeah ntar lagi pulang
di rumah tugas dah menumpuk nih..
bubay
disini liza sendiri lho yang pake jilbab...hehehehe
yeah ntar lagi pulang
di rumah tugas dah menumpuk nih..
bubay
Langganan:
Postingan (Atom)








